Biografi Mama Aang Nuh Gentur Cianjur

 
Biografi Mama Aang Nuh Gentur Cianjur
Sumber Gambar: Cerita Nyata Para Wali/Facebook

Daftar Isi Profil Mama Aang Nuh Gentur Cianjur

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Para Gurunya
  4. Teman Seperjuangan
  5. Karomah

 

Kelahiran

Bernama asli Mama Abdullah Haq Nuh bin Syekh Ahmad Syathiby Gentur bin Syekh Muhammad Said bin Syekh Abdul Qodir Cihaneut Ciawi Tasikmalaya bin Syekh Nur Hajid bin Syekh Nur Katim bin Sembah Dalem Bojong bin Waliyullah Syekh Abdul Muhyi Pamijahan yang tembus hingga Rasulullah SAW.

Putra dari seorang ulama kharismatik Syekh Ahmad Syathibi al-Qonturi (Mama Ajengan Kaler), sosok waliyullah yang merupakan guru besar ulama tanah pasundan. Sebab dari didikan beliaulah lahir banyak ulama besar yang tersebar di berbagai daerah.

Wafat

Pada tahun 1990 M, Mama Aang Nuh Gentur berpulang kerahmatullah.

Para Gurunya

  1. Ayahnya sendiri yakni Mama Ajengan Kaler (KH. Ahmad Syathiby)
  2. Uaknya yakni Mama Ajengan Kidul K.H. Muhammad Qurthuby
  3. Mama Cijerah KH. Muhammad Syafi`i

Teman Seperjuangan

  1. Mama Sindang Sari (K.H.Thoha bin K.H.Muhammad Showi)
  2. Mama Badaraksa (K.H.Thoha bin K.H.Hasan Al-Mustawi)
  3. Mama Gelar (KH. Abdus Shommad)
  4. Mama Obay karawang
  5. Mama Syarifuddin Ponpes Fathul Huda cipaku Samarang garut
  6. Ir.Soekarno (Presiden RI pertama), dll.

Karomah

Saat beliau berziarah ke makam Habib Husen bin Abu bakar Al-Aydrus di Luar Batang, daerah Pasar Ikan, Jakarta, beliau langsung bertemu secara jaga (yaqozhoh) dengan Habib Husen bin Abu bakar Al-Aydrus dan di sambut baik sambil keluar dari dalam makamnya. Kemudian ditalqin dan dibaiat langsung oleh Habib Husen bin Abu bakar Al-Aydrus pemilik makam keramat Luar Batang.

Mama Aang Nuh adalah salah satu ulama kebanggaan Tanah Pasundan yang Al-'Alim Al-'Allaamah Al-Kaamil Al-Waro' dari Pondok Pesantren di Gentur, Cianjur. Siapa yang tak kenal akan sosok Aang Nuh yang begitu terkenal dengan ketinggian akan ilmu agamanya, bahkan dari segi karomah pun sudah banyak orang yang membuktikan dan menyaksikannya.

Karena terkenal sebagai ulama berilmu agama tinggi sekaligus Kyai dengan beribu karomahnya, tak heran jika semasa hidupnya beliau dijuluki sebagai Jawara se-Indonesia. Selain menjadi kebanggaan tanah Jawa Barat, Mama Aang Nuh juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

 

Lokasi Terkait Beliau

    Belum ada lokasi untuk sekarang

List Lokasi Lainnya